Pages

~ Laman ~

Minggu, 29 Juni 2014

Keutamaan Shalat Tarawih

Hei sobat semua. Ramadhan tahun 1435 Hijriah sudah datang. Meskipun diwarnai dengan perbadaan awal puasa, tetapi semua tetap saling menghormati. Yang namanya puasa Ramadhan pasti tidak terlepas dari suasana shalat Tarawih tiap malam, iya kan? Nah, sebenarnya buat apa sih salat tarawih itu,? Wajib aja ndak, mengapa kok banyak yang melakukan? Tumben sekali. Itulah yang ada dibenak ku dulu. Tapi sekarang aku sudah paham mengapa kok pada suka shalat tarawih, dan aku akan berbagi. :D

~Keutamaan Shalat Tarawih~ (1)

Dari Ali Ibn Abi Thalib r.a. "Ditanyakan pada Rasullulah SAW tentang keutamaan shalat tarawih, Rasullulah bersabda:

  1.  Malam ke 1 : Mendapat pahala orang mukmin yang keluar dari dosanya, seperti saat dilahirkan ibunya.
  2. Malam ke 2  : Allah memberi ampunan bagi orang yang menjalankan tarawih da kedua orang tuanya, jika kedua orang tuanya itu Mukmin.
  3. Malam ke 3  : Malaikat penjaga Arsy berseru agar sekalian hamba meningkatkan amal Ibadah, karena Allah telah mengampuni dosa-dosa yang telah diperbuat.
  4. Malam ke 4  : Memperoleh pahala orang yang membaca kitab Taurat, Injil, Zabur, Al-Qur'an.
  5. Malam ke 5  : Memperoleh pahala sebagaimana orang yang shalat di Masjid al Haram, masjid al Nabawi, dan masjid al Aqsha.
  6. Malam ke 6  : Memperoleh pahala orang yang berthawaf di Baitul Makmur dan dimohonkan ampun oleh setiap batu dan cadas.
  7. Malam ke 7  : Memperoleh pahala derajat Nabi Musa a.s. kemenangannya memerangi Fir'aun dan  Haman.
  8. Malam ke 8  : Allah memberikan pahala sebagaimana pahala Nabi Ibrahim.
  9. Malam ke 9  : Seolah-olah ia beribadah kepada Allah sebagaimana ibadahnya para nabi.
  10. Malam ke 10: Allah melimpahkan rizqi kebaikan atas dirinya di dunia dan akhirat.
  11. Malam ke 11: Meninggal dunia sebagaimana anak yang baru dilahirkan (tidak memiliki dosa)
  12. Malam ke 12: Kelak di akhirat wajahnya bersinar bagai bulan purnama.
  13. Malam ke 13: Kelak di akhirat tergolong orang yang bebas dari amal jelek.
  14. Malam ke 14: Para malaikat datang seraya memberi ksaksian untuknya, bahwa ia telah mengerjakan shalat tarawih, maka Allah tidak menghitung (hisab) amalnya pada hari kiamat.
  15. Malam ke 15: Para malaikat beserta malaikat Hamalatul Arsy dan al Kursy memohonkan ampunan untuknya.
  16. Malam ke 16: Allah mencatat orang itu bebas dari Neraka.
  17. Malam ke 17: Diberikan baginya pahala sebagaimana pahala para nabi.
  18. Malam ke 18: Malaikat berseru bahwa Allah telah melimpahkan ridla kepadanya dan kedua orang tuanya.
  19. Malam ke 19: Allah mengangkat derajatnya sebagai penghuni surga al Firdaus.
  20. Malam ke 20: Diberikan baginya pahala syuhada' (orang yang mati syahid) dan Shalihin (orang shaleh)
  21. Malam ke 21: Dibuatkan baginya rumah di surga dari Nur
  22. Malam ke 22: Kelak di hari kiamat terlepas dari segala kesusahan dan keprihatinan.
  23. Malam ke 23: Dibuatkan baginya kemewahan di surga.
  24. Malam ke 24: Dikabulkan baginya dua puluh empat do'a.
  25. Malam ke 25: Allah Ta'ala menghapuskan darinya azab kubur.
  26. Malam ke 26: Allah meluhurkan amal kebaikannya selama 40 tahun.
  27. Malam ke 27: Kelak melewati shirat bagaikan petir yang menyambar.
  28. Malam ke 28: Allah mengangkat baginya seribu derajat dalam surga.
  29. Malam ke 29: Allah memberikan pahala seribu ibadah haji yang diterima (maqbul)
  30. Malam ke 30: Allah berseru "Wahai hambaku, Makanlah segala makanan di surga, mandilah di sungai salsabil, dan minumlah di telaga al kautsar. Sesungguhnya Aku Tuhanmu dan engkau Hamba-Ku."
 *dikutip dari Kitab Duratun Nasihin

Namun, ada beberapa orang yang berkata bahwa Hadist tersebut tidak Shahih. Lalu mereka lebih percaya pada hadist berikut:

~Keutamaan Shalat Tarawih~ (2)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, ia berkata: "Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa melakukan qiyam Ramadhan (yakni sholat malam pada bulan zromadhon) karena iman dan mengharap pahala dan ridho Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. al-Bukhari no. 37 dan Muslim no. 759).

Imam Nawawi rahimahullah berkata: “Yang dimaksud qiyam Ramadhan adalah sholat Tarawih.”
Ibnul Mundzir rahimahullah menerangkan berdasarkan nash (tekstual) hadits ini bahwa yang dimaksud “pengampunan terhadap dosa-dosa yang telah lalu dalam hadits ini adalah bisa mencakup dosa besar dan dosa kecil.

Sedangkan imam An Nawawi mengatakan bahwa yang dimaksudkan pengampunan dosa di sini adalah khusus untuk dosa-dosa kecil saja. Karena dosa-dosa besar tidaklah diampuni dengan sebab melakukan amal-amal Sholih, akan tetapi hanya dengan melakukan taubah Nasuha, yakni taubah yang sempurna.

Lalu ada lagi  keutamaan shalat tarawih berjamaah sebagai berikut:

Barangsiapa melaksanakan sholat Tarawih berjamaah bersama imam hingga selesai, maka akan dicatat baginya pahala seperti orang yang melakukan qiyamul lail semalam penuh

Hal ini berdasarkan Hadits Shohih berikut ini:

Dari Abu Dzar rdhiyallahu anhu, bahwa Nabi SAW pernah mengumpulkan keluarga dan para sahabatnya. Lalu beliau bersabda: “Sesungguhnya barangsiapa yang shalat (Tarawih) bersama imam sampai ia selesai, maka ditulis untuknya pahala qiyamul lail satu malam penuh.” (HR. An-Nasai no.1605, At-Tirmidzi no.806, Ibnu Majah no.1327, dan selainnya. Dan hadits ini dinyatakan SHOHIH oleh At-Tirmidzi dan Syaikh al-Albani dalam Irwa’ Al-Gholil no. 447).

Inilah keutamaan dari shalat tarawih. Mungkin masih ada lagi banyak versi, yang jelas hanya Allah yang tahu mana yang paling tepat. Tugas kita hanyalah tetap beribadah seperti apa yang diajarkan Rasul, para sahabatnya, Wali, dan para Ulama'. Meskipun berbeda pendapat, yakinlah beribadah itu merupakan sesuatu yang sangat baik, dan ikhlaslah dalam beribadah agar kita termasuk orang-orang yang dicintai Allah SWT. Aamiin.... Tetap Semangat! :D

Referensi: Berbagai Sumber